Di tengah persaingan mobil compact yang semakin menarik, Geely Coolray hadir sebagai pendatang baru yang membawa pendekatan berbeda.

SUV ini tidak hanya mengandalkan tampilan agresif, tetapi juga menawarkan mesin turbo empat silinder, teknologi ADAS Level 2, serta berbagai fitur premium yang mulai menjadi standar di kendaraan modern.

Kehadiran Geely Coolray juga memiliki arti penting bagi Geely Auto Indonesia. Setelah lebih dulu memperkenalkan kendaraan listrik, kini Geely memperluas portofolionya melalui SUV bermesin bensin (ICE) yang menyasar pasar dengan volume penjualan lebih besar.

Peluncurannya di GIIAS 2026 pun menjadi salah satu momen yang paling banyak menarik perhatian pengunjung. Berikut ulasannya!

Apa Itu Geely Coolray?

Geely Coolray

Geely Coolray adalah SUV kompak bermesin turbo yang dikembangkan Geely Auto untuk pasar global. Mobil ini menggabungkan performa tinggi, desain sporty, serta teknologi keselamatan modern sehingga menjadi salah satu model terlaris Geely di berbagai negara.

Sejak pertama kali diperkenalkan, Geely Coolray telah mencatat penjualan lebih dari 1,35 juta unit secara global. Angka tersebut menunjukkan bahwa SUV ini diterima dengan baik di berbagai pasar berkat kombinasi performa, fitur, dan harga yang kompetitif.

Salah Satu Model Global Geely

Di pasar China, mobil ini dipasarkan dengan nama Geely Binyue. Sementara itu, di Malaysia platform yang sama digunakan oleh Proton X50, salah satu SUV terlaris di negara tersebut.

Popularitas tersebut menjadi modal penting ketika Geely membawa Coolray ke Indonesia. Konsumen tidak membeli produk yang benar-benar baru, melainkan SUV yang telah teruji di berbagai negara.

Mengapa Penting untuk Geely Indonesia?

Geely Coolray menjadi SUV bermesin bensin pertama yang dipasarkan secara resmi oleh Geely Auto Indonesia.

Langkah ini menunjukkan bahwa Geely tidak hanya berfokus pada kendaraan listrik, tetapi juga ingin memenuhi kebutuhan konsumen yang masih mengandalkan mesin bensin untuk mobilitas sehari-hari.

Strategi tersebut juga memperluas pilihan produk Geely sehingga merek ini dapat menjangkau lebih banyak segmen pasar.

Geely Coolray Resmi Hadir di GIIAS 2026

Peluncuran Geely Coolray di GIIAS 2026 menjadi salah satu sorotan utama pameran otomotif tersebut. Bersamaan dengan debut resminya, Geely membuka pemesanan awal sekaligus memperkenalkan SUV ini kepada konsumen Indonesia secara lebih dekat.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Geely semakin serius membangun bisnis jangka panjang di Indonesia. Tidak hanya mengandalkan kendaraan listrik, perusahaan juga menghadirkan model bensin yang masih memiliki permintaan tinggi di pasar nasional.

Baca juga: Daftar Lengkap Merek GIIAS 2026: Jadwal & Mobil Baru

Mengapa Geely Membawa Mobil Bermesin Bensin?

Meski tren elektrifikasi terus berkembang, kendaraan berbahan bakar bensin masih mendominasi penjualan otomotif Indonesia. Infrastruktur pengisian daya yang belum merata serta kebutuhan perjalanan jarak jauh membuat banyak konsumen tetap memilih mobil ICE.

Melihat kondisi tersebut, Geely menghadirkan Coolray sebagai produk yang lebih mudah diterima pasar. Strategi ini juga memungkinkan perusahaan memperluas basis pelanggan sambil tetap melanjutkan pengembangan kendaraan listrik di masa depan.

Interior dan Teknologi

Masuk ke dalam kabin, Geely Coolray menawarkan suasana yang jauh lebih modern dibanding sebagian besar SUV kompak di kelasnya. Desain dashboard dibuat minimalis dengan dominasi layar digital, sementara penggunaan material soft-touch di beberapa area memberikan kesan premium sejak pertama kali masuk ke dalam mobil.

Geely juga berusaha menghadirkan pengalaman berkendara yang tidak hanya nyaman bagi pengemudi, tetapi juga menyenangkan bagi seluruh penumpang. Hal tersebut terlihat dari kombinasi teknologi, fitur hiburan, hingga tata letak kabin yang dibuat ergonomis.

Layar Infotainment 14,6 Inci

Pusat perhatian di dashboard adalah layar infotainment berukuran 14,6 inci yang menjadi salah satu yang terbesar di kelas SUV kompak. Ukuran layar yang luas membuat navigasi menu terasa lebih mudah, baik saat mengakses hiburan, pengaturan kendaraan, maupun fitur konektivitas.

Resolusi layar yang tinggi juga membantu tampilan kamera parkir terlihat lebih jelas. Hal ini menjadi nilai tambah ketika pengemudi harus bermanuver di area parkir yang sempit.

Panel Instrumen Digital

Di balik kemudi, Geely Coolray menggunakan panel instrumen digital yang mampu menampilkan berbagai informasi kendaraan secara real-time. Mulai dari kecepatan, konsumsi bahan bakar, hingga status fitur ADAS dapat dipantau tanpa mengalihkan perhatian terlalu lama dari jalan.

Selain memberikan kesan modern, panel digital juga memungkinkan tampilan informasi berubah mengikuti mode berkendara yang dipilih sehingga pengalaman mengemudi terasa lebih interaktif.

Kabin Lebih Nyaman untuk Perjalanan Harian

Geely melengkapi Coolray dengan panoramic sunroof, ambient lighting, wireless charging, serta jok depan yang telah dilengkapi fitur ventilasi. Kombinasi tersebut biasanya baru ditemukan pada SUV dengan harga yang lebih tinggi.

Jok berventilasi, misalnya, sangat membantu ketika mobil digunakan di daerah beriklim panas seperti Indonesia. Sirkulasi udara pada permukaan jok membuat pengemudi tetap nyaman meski berkendara dalam waktu lama.

Sementara itu, panoramic sunroof memberikan kesan kabin yang lebih lapang sekaligus meningkatkan pencahayaan alami pada siang hari. Detail kecil seperti ini mampu meningkatkan kenyamanan, terutama saat melakukan perjalanan bersama keluarga.

Fitur Keselamatan dan ADAS Level 2

Selain mengedepankan performa, Geely Coolray juga menawarkan teknologi keselamatan yang menjadi salah satu nilai jual utamanya.

SUV ini dibekali berbagai fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 yang dirancang untuk membantu pengemudi mengurangi risiko kecelakaan.

Meski tidak menggantikan peran pengemudi sepenuhnya, sistem ADAS mampu memberikan bantuan ketika menghadapi situasi tertentu di jalan.

Kehadirannya membuat perjalanan terasa lebih aman, terutama saat melintasi jalan tol atau menghadapi lalu lintas padat.

Adaptive Cruise Control

Adaptive Cruise Control (ACC) memungkinkan mobil mempertahankan kecepatan sekaligus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan secara otomatis.

Fitur ini sangat berguna ketika melakukan perjalanan jarak jauh di jalan tol. Pengemudi tidak perlu terus-menerus menginjak pedal gas maupun rem ketika kondisi lalu lintas berubah.

Lane Keeping Assist dan Lane Departure Warning

Lane Keeping Assist membantu menjaga kendaraan tetap berada di jalurnya. Ketika sistem mendeteksi mobil mulai keluar jalur tanpa menyalakan lampu sein, kemudi akan memberikan koreksi secara halus.

Dipadukan dengan Lane Departure Warning, fitur ini mampu mengurangi risiko kecelakaan akibat kurang konsentrasi atau kelelahan selama berkendara.

Automatic Emergency Braking

Automatic Emergency Braking (AEB) bekerja dengan memanfaatkan kamera dan sensor untuk mendeteksi potensi tabrakan di depan kendaraan.

Jika pengemudi tidak memberikan respons yang cukup cepat, sistem akan mengaktifkan pengereman secara otomatis guna mengurangi dampak benturan atau bahkan mencegah kecelakaan.

Pada penggunaan sehari-hari, fitur ini sangat membantu ketika menghadapi kendaraan yang tiba-tiba berhenti atau pejalan kaki yang melintas secara mendadak.

Blind Spot Monitoring dan Rear Cross Traffic Alert

Blind Spot Monitoring memantau area yang tidak terlihat melalui spion samping. Saat terdapat kendaraan di titik buta, sistem akan memberikan peringatan kepada pengemudi.

Sementara itu, Rear Cross Traffic Alert membantu ketika mobil mundur dari area parkir. Sistem mampu mendeteksi kendaraan yang melintas dari sisi kanan maupun kiri sehingga risiko tabrakan dapat diminimalkan.

Struktur Bodi dan Keselamatan Pasif

Keselamatan kendaraan tidak hanya ditentukan oleh jumlah airbag atau fitur ADAS. Struktur bodi juga memiliki peran penting dalam melindungi penumpang ketika terjadi benturan.

Karena itu, Geely merancang Coolray menggunakan material berkekuatan tinggi yang bertujuan meningkatkan kekakuan struktur sekaligus mengoptimalkan penyerapan energi saat terjadi kecelakaan.

Menggunakan Baja Berkekuatan Tinggi

Sekitar 66% struktur bodi Geely Coolray menggunakan high-strength steel, sementara 15,2% lainnya memakai hot-formed steel yang memiliki tingkat kekuatan lebih tinggi dibanding baja konvensional.

Material tersebut banyak diaplikasikan pada area vital seperti pilar A, pilar B, hingga rangka utama kabin untuk menjaga ruang penumpang tetap utuh ketika terjadi benturan.

Mengapa Hal Ini Penting?

Struktur bodi yang kuat bekerja sebagai lapisan perlindungan pertama sebelum fitur keselamatan aktif mengambil peran. Ketika energi benturan dapat diserap secara optimal, risiko cedera terhadap penumpang juga ikut berkurang.

Inilah alasan mengapa konstruksi bodi menjadi salah satu aspek yang semakin diperhatikan oleh produsen otomotif modern, terutama pada kendaraan keluarga seperti SUV kompak.

Fakta Menarik Geely Coolray

Di balik spesifikasinya yang kompetitif, Geely Coolray memiliki sejumlah fakta menarik yang membuatnya berbeda dari banyak rival di kelasnya.

Dikenal dengan Nama Berbeda di Berbagai Negara

Di pasar domestik China, SUV ini dipasarkan dengan nama Geely Binyue. Sementara di Malaysia, platform yang sama digunakan oleh Proton X50, salah satu SUV terlaris di negara tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa platform Coolray telah teruji di berbagai pasar dengan karakter konsumen yang berbeda.

Terjual Lebih dari 1,35 Juta Unit

Secara global, Geely Coolray telah mencatat penjualan lebih dari 1,35 juta unit. Angka tersebut menjadi indikator bahwa model ini bukan sekadar produk baru, melainkan SUV yang telah memperoleh kepercayaan konsumen di berbagai negara.

Mobil Bensin Pertama Geely Indonesia

Kehadiran Coolray juga menjadi tonggak penting bagi Geely Auto Indonesia. Setelah memperkenalkan kendaraan listrik, Coolray menjadi model bermesin bensin pertama yang dipasarkan secara resmi di Tanah Air.

Strategi ini memperlihatkan bahwa Geely ingin menjangkau pasar yang lebih luas dengan menawarkan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan konsumen Indonesia.

Harga Geely Coolray di Indonesia

Hingga peluncuran perdananya di GIIAS 2026, Geely belum mengungkap harga OTR final Coolray untuk pasar Indonesia. Informasi resmi dijadwalkan diumumkan selama penyelenggaraan pameran, sehingga angka yang beredar saat ini masih berupa estimasi awal.

Meski demikian, berbagai prediksi menempatkan Geely Coolray harga di kisaran Rp200 jutaan hingga awal Rp300 jutaan, tergantung varian dan strategi yang dipilih Geely Auto Indonesia.

Berpotensi Menjadi Penantang Serius

Jika dipasarkan pada rentang harga tersebut, Coolray memiliki peluang besar menjadi salah satu pilihan paling menarik di segmen SUV kompak.

Kombinasi mesin turbo empat silinder, fitur ADAS Level 2, interior premium, dan teknologi parkir modern membuat value for money yang ditawarkan cukup kompetitif. Namun, kepastian posisi pasar baru dapat dinilai setelah Geely mengumumkan harga resmi beserta jaringan layanan purna jualnya di Indonesia.

Geely Coolray vs Kompetitor

Memasuki segmen SUV kompak di Indonesia bukan perkara mudah. Geely Coolray harus berhadapan dengan pemain yang sudah memiliki basis pelanggan kuat seperti Honda HR-V, Hyundai Creta, Mitsubishi Xforce, Toyota Yaris Cross, hingga Chery Omoda 5.

Masing-masing menawarkan keunggulan yang berbeda, mulai dari efisiensi, fitur keselamatan, hingga jaringan purna jual.

Namun, jika melihat spesifikasi yang dibawa, Geely memilih pendekatan yang cukup agresif. Alih-alih hanya bersaing dari sisi harga, Coolray mencoba menawarkan kombinasi mesin turbo bertenaga, fitur ADAS lengkap, dan teknologi premium yang biasanya ditemukan pada SUV di kelas lebih tinggi.

Baca juga: Geely EX2 vs Chery QQ3 EV: Mana yang Lebih Worth It?

Ringkasan Perbandingan

ModelMesinTenagaFitur UnggulanKisaran Harga*
Geely Coolray1.5L Turbo 4 Silinder174 PSADAS Level 2, Kamera 540°, Automatic Parking AssistPrediksi Rp200–300 jutaan
Honda HR-V Turbo1.5L Turbo177 PSHonda Sensing, reputasi merekMulai Rp400 jutaan
Hyundai Creta1.5L NA115 PSHyundai SmartSense, BluelinkMulai Rp300 jutaan
Mitsubishi Xforce1.5L NA105 PSActive Yaw Control, Dynamic Sound YamahaMulai Rp390 jutaan
Chery Omoda 51.5L Turbo156 PSADAS, Dual ScreenMulai Rp340 jutaan
Toyota Yaris Cross1.5L Hybrid / NA111 PS (Hybrid)Toyota Safety Sense, HybridMulai Rp350 jutaan

Performa Mesin Menjadi Salah Satu Nilai Jual Utama

Jika melihat data di atas, Geely Coolray termasuk salah satu SUV dengan tenaga terbesar di kelasnya. Output sekitar 174 PS hanya terpaut tipis dari Honda HR-V Turbo, sementara mampu melampaui Chery Omoda 5 maupun rival bermesin naturally aspirated seperti Hyundai Creta dan Mitsubishi Xforce.

Keunggulan tersebut tidak hanya terlihat di atas kertas. Torsi sebesar 290 Nm membuat karakter akselerasi terasa lebih responsif, terutama saat melaju di jalan tol atau membawa penumpang penuh.

Cocok untuk Pengguna yang Menyukai Performa

Bagi konsumen yang mengutamakan sensasi berkendara, Coolray menawarkan paket yang menarik. Mesin turbo empat silinder dipadukan transmisi 7 DCT memberikan respons yang cepat tanpa mengorbankan kenyamanan.

Sebaliknya, jika prioritas utama adalah efisiensi bahan bakar, Toyota Yaris Cross Hybrid masih memiliki keunggulan berkat teknologi elektrifikasinya.

Baca juga: Geely EX2 Max vs BYD Atto 1 vs Wuling Binguo EV: Perebutan Tahta EV Compact yang Paling Worth It

Apakah Geely Coolray Layak Dibeli?

Geely Coolray menjadi salah satu SUV kompak yang paling menarik perhatian pada GIIAS 2026. Kehadirannya bukan hanya menandai langkah pertama Geely Auto Indonesia menghadirkan kendaraan bermesin bensin, tetapi juga memperlihatkan keseriusan merek asal China tersebut untuk bersaing di salah satu segmen otomotif paling kompetitif di Indonesia.

Melihat spesifikasi dan fitur yang ditawarkan, Geely Coolray memiliki modal yang kuat untuk menjadi salah satu pendatang baru paling menarik di segmen SUV kompak Indonesia. Mobil ini tidak hanya mengandalkan desain yang atraktif, tetapi juga menawarkan performa, teknologi, dan fitur keselamatan yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen modern.

Meski demikian, keputusan membeli kendaraan tidak hanya bergantung pada spesifikasi. Faktor seperti layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, hingga nilai jual kembali juga perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.

  1. Berapa harga Geely Coolray di Indonesia?

    Harga resmi Geely Coolray di Indonesia diumumkan oleh Geely Auto Indonesia saat peluncurannya di GIIAS 2026. Sebelum pengumuman resmi, berbagai prediksi menempatkan SUV kompak ini di kisaran Rp200 jutaan hingga awal Rp300 jutaan, tergantung varian dan kebijakan harga yang ditetapkan pabrikan.

  2. Apa spesifikasi mesin Geely Coolray?

    Geely Coolray menggunakan mesin 1.5 liter turbo empat silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 174 PS dan torsi 290 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis 7-Speed Dual Clutch Transmission (7DCT) yang memberikan akselerasi responsif sekaligus perpindahan gigi yang halus.

  3. Apa saja fitur ADAS Geely Coolray?

    Geely Coolray dibekali teknologi ADAS Level 2 yang mencakup Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Keeping Assist (LKA), Automatic Emergency Braking (AEB), Blind Spot Monitoring (BSM), Traffic Jam Assist (TJA), serta Automatic Parking Assist. Seluruh fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan membantu pengemudi dalam berbagai kondisi berkendara.

  4. Apa perbedaan Geely Coolray dan Proton X50?

    Geely Coolray dan Proton X50 dibangun menggunakan platform yang sama. Perbedaannya terletak pada identitas merek, desain eksterior dan interior, penyetelan fitur, serta strategi pemasaran di masing-masing negara. Geely Coolray dipasarkan secara global oleh Geely Auto, sedangkan Proton X50 merupakan model hasil kolaborasi Geely dan Proton yang ditujukan untuk pasar Malaysia.

  5. Siapa pesaing Geely Coolray di Indonesia?

    Di Indonesia, Geely Coolray bersaing di segmen SUV kompak dengan beberapa model populer seperti Honda HR-V, Hyundai Creta, Mitsubishi Xforce, Toyota Yaris Cross, dan Chery Omoda 5. Keunggulan utama Coolray terletak pada kombinasi mesin turbo bertenaga, fitur ADAS Level 2, serta teknologi premium yang kompetitif di kelasnya.

0 Shares:
You May Also Like