Deretan mobil klasik di IIMS 2026 kembali membuktikan bahwa pesona otomotif lawas tidak pernah kehilangan penggemarnya.
Di tengah gempuran teknologi elektrifikasi dan mobil masa depan, area mobil klasik justru menjadi salah satu spot paling ramai di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Bukan tanpa alasan. Kehadiran mobil-mobil antik ini membawa pengunjung “mundur waktu” melihat langsung evolusi desain, teknologi, hingga budaya otomotif dari berbagai era.
Mulai dari ikon sinetron Indonesia, limusin pejabat dunia, hingga muscle car Amerika, semuanya hadir dalam kondisi restorasi terbaik.
Artikel ini akan membahas lengkap deretan mobil klasik di IIMS 2026 yang paling mencuri perhatian, lengkap dengan nilai historis, desain, dan daya tariknya di mata kolektor maupun pengunjung umum.
Isi Artikel
Nostalgia Budaya Lokal: Morris Minor 1000 Traveler “Oplet Si Doel”

Salah satu unit yang paling banyak dikerubungi pengunjung adalah Morris Minor 1000 Traveler. Di Indonesia, mobil ini lebih populer dengan sebutan “Oplet Si Doel”, karena identik dengan sinetron legendaris Si Doel Anak Sekolahan.
Baca juga: Oplet Si Doel: Sejarah, Fakta, dan Ikon Angkutan Jadul Indonesia
Secara historis, Morris Minor merupakan mobil Inggris yang diproduksi sejak akhir 1940-an. Versi Traveler dikenal dengan desain station wagon dan panel kayu di bodi belakangnya, memberikan karakter klasik yang sangat kuat.
Di IIMS 2026, unit yang dipamerkan tampil dalam kondisi restorasi rapi dengan warna khas oplet. Tidak heran jika mobil ini menjadi spot foto nostalgia, terutama bagi generasi 90-an yang tumbuh bersama tayangan tersebut.
Dominasi Sedan Mewah Jerman Klasik Mercedes-Benz
Masuk ke kategori koleksi Eropa, Mercedes-Benz menjadi salah satu brand yang paling mendominasi lini mobil klasik di IIMS 2026. Dua model yang dipamerkan punya nilai historis tinggi dan sering disebut sebagai simbol kemewahan era 1960-an.
Mercedes-Benz 300D W189 “Adenauer” (1961)

Julukan “Adenauer” diambil dari Kanselir Jerman Konrad Adenauer yang dikenal menggunakan mobil ini sebagai kendaraan dinas. Hal ini membuat W189 identik dengan mobil pejabat dan kepala negara di masanya.
Desainnya besar, elegan, dan formal dengan kabin super lega. Pada era tersebut, mobil ini sudah dibekali teknologi mewah seperti suspensi nyaman dan material interior premium, menjadikannya limusin prestisius sebelum era S-Class modern.
Nilai Authoritativeness mobil ini sangat kuat karena sejarah penggunaannya oleh tokoh penting dunia.
Mercedes-Benz 220 SE W111 “Fintail” (1961)

Berbeda dari Adenauer yang berkarakter formal, W111 Fintail tampil lebih stylish. Julukan “Fintail” muncul dari desain sirip kecil di buritan yang terinspirasi tren mobil Amerika era 50-60an.
Mobil ini merepresentasikan transisi Mercedes-Benz menuju desain modern namun tetap mempertahankan kemewahan khas Eropa. Di pameran, unit tampil dengan krom mengkilap dan interior klasik yang masih orisinal.
Muscle Car & Sport Klasik: Ikon Amerika dan Italia
Tidak lengkap rasanya membahas deretan mobil klasik di IIMS 2026 tanpa kehadiran mobil performa tinggi dari Amerika dan Eropa. Dua model berikut jadi pusat perhatian pecinta kecepatan dan desain sporty lawas.
Ford Mustang Fastback Custom GT500 “Eleanor” (1967)

Mustang Fastback 1967 yang tampil di IIMS 2026 mengusung gaya Custom GT500 yang sering dijuluki “Eleanor,” terinspirasi dari film Gone in 60 Seconds.
Ciri khasnya terlihat dari bodi lebar, kap mesin panjang, hingga livery racing yang agresif. Proses restorasinya dilakukan sangat detail, mulai dari mesin, interior, hingga finishing cat.
Muscle car ini bukan hanya soal tampilan, tetapi juga simbol kejayaan performa Amerika di era keemasan V8.
Alfa Romeo Spider 1600 “Duetto” (1967)

Beralih ke Eropa Selatan, Alfa Romeo Spider Duetto menghadirkan nuansa romantisme Italia. Mobil sport atap terbuka ini terkenal dengan desain boat-tail aerodinamis yang sangat artistik.
Spider Duetto juga dikenal lewat film The Graduate, membuat status ikoniknya makin kuat di budaya pop global. Di IIMS 2026, unit yang dipamerkan tampil bersih dengan interior klasik yang masih autentik.
Dari sisi Expertise, mobil ini menunjukkan bagaimana pabrikan Italia menggabungkan performa dan seni desain dalam satu produk.
Lokasi & Aktivitas Mobil Klasik di IIMS 2026

Sebagian besar deretan mobil klasik di IIMS 2026 dapat ditemukan di area Infinite Show serta sekitar Hall B JIExpo Kemayoran. Area ini memang didedikasikan untuk kendaraan heritage, restorasi, hingga komunitas otomotif lawas.
Salah satu agenda paling ditunggu adalah Classic Car Parade yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Februari 2026 saat Closing Ceremony. Momen ini menjadi kesempatan langka melihat mobil klasik berjalan langsung, bukan hanya dipajang statis.
Tidak hanya itu, komunitas seperti PPMKI (Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia) juga hadir berbagi cerita restorasi, sejarah unit, hingga tantangan merawat mobil antik di Indonesia. Ini memperkuat unsur Trustworthiness karena informasi datang langsung dari pelaku dan kolektor.
Kontras dengan Era Elektrifikasi, Tapi Tetap Jadi “Jiwa” Pameran
Menariknya, kehadiran mobil klasik justru menjadi penyeimbang di tengah dominasi mobil listrik di IIMS 2026. Di satu sisi pengunjung bisa melihat masa depan lewat EV seperti Suzuki e-Vitara atau MG S5 EV, namun di sisi lain mereka diajak melihat akar sejarah otomotif dunia.
Kalau Sobat GMob lagi cari mobil bekas berkualitas yang cocok untuk digunakan atau dijual kembali, Grosir Mobil jawabannya!
Tapi jangan lupa untuk melakukan registrasi gratis melalui websitewww.grosirmobil.iddan gunakankode referral DBC4untuk mendapatkan promo menarik yang menunggu kamu.
Kontras inilah yang membuat experience pameran terasa lengkap — dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan industri otomotif.
Mobil Klasik Masih Jadi Primadona Pameran IIMS 2026
Deretan mobil klasik di IIMS 2026 bukan sekadar pelengkap pameran, tetapi menjadi magnet emosional bagi pengunjung. Mulai dari Morris Minor “Oplet Si Doel” yang kental budaya lokal, kemewahan Mercedes-Benz era 60-an, hingga keganasan Mustang dan keindahan Alfa Romeo, semuanya menghadirkan cerita berbeda.
Melalui restorasi, komunitas, dan parade klasik, IIMS 2026 berhasil menunjukkan bahwa di tengah perkembangan teknologi otomotif, nilai historis dan seni desain mobil lawas tetap punya tempat istimewa.
Bagi pecinta otomotif, area mobil klasik ini bukan hanya tempat melihat kendaraan, tetapi ruang untuk menghargai perjalanan panjang industri mobil dunia.






