Pasar SUV bergaya boxy makin ramai dengan hadirnya model-model baru yang menggabungkan desain retro dan teknologi modern.
Perbandingan iCar V23 vs GWM Tank 300 jadi salah satu yang paling banyak dicari karena keduanya tampil sama-sama tangguh secara visual, tetapi dibangun dengan filosofi dan tujuan penggunaan yang berbeda jauh.
Di satu sisi, iCar V23 hadir sebagai SUV listrik kompak yang efisien untuk mobilitas urban. Di sisi lain, Tank 300 merupakan SUV ladder-frame sejati yang dirancang untuk melibas medan berat.
Artikel ini akan membedah keduanya secara lengkap agar kamu bisa menentukan mana yang paling relevan dengan kebutuhan.
Isi Artikel
Karakter Platform dan Segmentasi
iCar V23 dikembangkan di bawah naungan Chery sebagai bagian dari ekspansi kendaraan elektrifikasi.
Platform yang digunakan berjenis monocoque dengan fokus efisiensi, kenyamanan kota, dan teknologi baterai modern.
Sebaliknya, Tank 300 diproduksi oleh Great Wall Motor dengan pendekatan ladder frame chassis.
Baca juga: iCAR V23 di IIMS 2026: SUV Listrik Boxy, Harga & Spesifikasi
Struktur rangka tangga ini identik dengan SUV offroad kelas berat karena lebih kuat menahan puntiran saat melintasi jalur ekstrem.
Perbedaan struktur ini sudah cukup menggambarkan arah penggunaan keduanya: V23 untuk urban adventure, Tank 300 untuk hardcore off-road.
Dimensi dan Postur Bodi
Dari sisi ukuran, Tank 300 jelas lebih bongsor. Panjang bodinya mendekati 4.76 meter, sedangkan iCar V23 berada di kisaran 4.22 meter. Selisih lebih dari setengah meter ini terasa signifikan, terutama saat bermanuver di jalan sempit atau area parkir.
Ground clearance juga mempertegas karakter. Tank 300 memiliki jarak terendah ke tanah sekitar 224 mm, membuatnya lebih aman melewati batu besar atau kubangan dalam. iCar V23 berada di angka 200–205 mm, masih cukup untuk jalur tanah ringan, tetapi bukan untuk medan ekstrem.
Performa dan Sistem Penggerak
iCar V23 mengandalkan motor listrik murni dengan dua opsi penggerak roda. Varian RWD menghasilkan tenaga sekitar 136 PS, sedangkan AWD mencapai 211 PS. Karakter tenaga instan khas EV membuat akselerasinya responsif, terutama di kecepatan rendah hingga menengah.
Untuk jarak tempuh, varian baterai terbesar diklaim mampu menembus hingga ±550 km (CLTC), angka yang kompetitif di kelas SUV listrik compact.
Tank 300 HEV bermain di level berbeda. Mesin 2.0L turbo dikombinasikan dengan motor listrik menghasilkan total output sistem hingga 346 PS.
Tenaga besar ini disalurkan ke sistem 4WD lengkap dengan transfer case serta differential lock, membuat traksi tetap optimal di medan licin maupun berbatu.
Jika V23 unggul di efisiensi dan kehalusan berkendara, Tank 300 menang telak dalam urusan tenaga dan ketahanan.
Kemampuan Off-Road
Secara teknis, iCar V23 tetap punya kapabilitas adventure ringan. Approach angle sekitar 43° dan opsi AWD membuatnya mampu diajak camping, overland ringan, atau menjelajah jalur gravel.
Baca juga: 7 Rekomendasi Mobil Offroad Murah
Namun Tank 300 berada di liga berbeda. Ladder frame, low range gear, hingga pengunci gardan mekanis menjadikannya SUV yang siap menghadapi rock crawling, lumpur dalam, hingga tanjakan curam tanpa modifikasi besar.
Dengan kata lain, V23 cocok untuk gaya hidup outdoor kasual, sementara Tank 300 untuk eksplorasi ekstrem.
Desain dan Fungsionalitas
Keduanya mengusung desain kotak klasik, tetapi interpretasinya berbeda.
iCar V23 tampil lebih futuristik dengan sentuhan playful. Salah satu ciri uniknya adalah rear storage box di belakang, menggantikan ban serep konvensional. Elemen ini menambah fungsi sekaligus estetika modern.
Kalau Sobat GMob lagi cari mobil bekas berkualitas yang cocok untuk digunakan atau dijual kembali,Grosir Mobiljawabannya!
Tapi jangan lupa untuk melakukan registrasi gratis melalui websitewww.grosirmobil.iddan gunakankode referral DBC4untuk mendapatkan promo menarik yang menunggu kam
Tank 300 mempertahankan gaya off-roader autentik dengan side-hinged tailgate dan ban serep belakang. Aura rugged terasa lebih kuat, didukung fender tebal serta stance tinggi.
Masuk ke kabin, Tank 300 menawarkan nuansa premium dengan material soft touch, layar besar, dan fitur ADAS. V23 juga modern, tetapi lebih minimalis dengan pendekatan digital khas mobil listrik.
Kenyamanan dan Penggunaan Harian
Dalam skenario harian, iCar V23 lebih praktis. Dimensinya ringkas, lebih mudah diparkir, biaya energi lebih hemat, serta kabin senyap tanpa getaran mesin.
Tank 300 unggul dalam kenyamanan jarak jauh dan utilitas. Kabinnya lebih lega, bagasi luas, serta lebih stabil saat membawa muatan atau menarik trailer.
Summary Table: Komparasi iCar V23 vs GWM Tank 300
Ringkasan Komparasi iCar V23 vs GWM Tank 300
| Aspek | iCar V23 | GWM Tank 300 |
| Platform | Monocoque EV | Ladder Frame |
| Panjang Bodi | ±4.22 meter | ±4.76 meter |
| Ground Clearance | 200–205 mm | 224 mm |
| Powertrain | Full Electric | 2.0L Turbo Hybrid |
| Tenaga | 136 PS (RWD) / 211 PS (AWD) | ±346 PS (System Output) |
| Sistem Penggerak | RWD / AWD | 4WD + Transfer Case |
| Jarak Tempuh | Hingga ±550 km (CLTC) | Hybrid (BBM + Motor Listrik) |
| Approach Angle | ±43° | Lebih besar + off-road optimized |
| Karakter Off-Road | Light Off-Road | Heavy Duty Off-Road |
| Desain Belakang | Storage Box | Side-hinged + Spare Wheel |
| Target Pengguna | Urban & Lifestyle | Adventure & Hardcore Off-Road |
Lebih Pilih Mana, iCar V23 atau GWM Tank 300?

Perbandingan iCar V23 vs GWM Tank 300 menegaskan bahwa kemiripan desain boxy tidak berarti keduanya punya fungsi sama.
iCar V23 lebih relevan untuk pengguna urban yang ingin tampil beda dengan SUV listrik bergaya retro, tetap bisa diajak adventure ringan tanpa mengorbankan efisiensi.
Sebaliknya, GWM Tank 300 adalah pilihan tepat bagi pecinta off-road sejati yang membutuhkan struktur sasis kuat, tenaga besar, serta fitur pengunci gardan untuk menaklukkan medan berat.
Memilih di antara keduanya bukan soal mana yang lebih unggul secara absolut, melainkan mana yang paling sesuai dengan gaya hidup, kebutuhan mobilitas, dan medan yang akan sering kamu hadapi.






