Tips membeli pick up bekas menjadi salah satu topik yang paling sering dicari pelaku usaha, UMKM, hingga pebisnis distribusi.
Alasannya jelas: mobil pick up adalah kendaraan operasional yang bekerja keras setiap hari. Salah memilih unit bisa berdampak pada biaya perbaikan yang tinggi dan terganggunya aktivitas usaha.
Berbeda dengan mobil penumpang, pick up bekas umumnya sudah terbiasa mengangkut beban berat.
Karena itu, pengecekan harus lebih detail dan tidak bisa hanya mengandalkan tampilan luar saja. Berikut panduan lengkap yang bisa Anda jadikan acuan sebelum membeli.
Isi Artikel
Kenapa Pick Up Bekas Harus Dicek Lebih Detail?
Kendaraan niaga memiliki tekanan kerja yang lebih berat, terutama pada mesin, sasis, suspensi belakang, dan sistem pengereman.
Jika salah satu komponen tersebut bermasalah, biaya perbaikannya bisa cukup besar. Itulah sebabnya membeli pick up bekas membutuhkan ketelitian ekstra dan pemahaman teknis dasar.
Tips Membeli Pick Up Bekas yang Aman dan Menguntungkan

Periksa Sasis dan Struktur Rangka Secara Menyeluruh
Sasis adalah komponen paling penting pada pick up bekas. Beban muatan langsung bertumpu pada rangka, sehingga risiko retak atau bengkok cukup tinggi jika kendaraan sering overload.
Perhatikan bagian bawah mobil. Pastikan tidak ada retakan, bekas las-lasan yang tidak rapi, atau karat parah.
Jika terlihat banyak titik pengelasan, Anda perlu waspada karena bisa jadi kendaraan pernah mengalami kerusakan berat. Selain itu, cek kondisi bak angkut. Hindari unit dengan bak yang sudah keropos, terlalu banyak dempul, atau terlihat miring.
Cek Kondisi Mesin dan Sistem Pendingin
Mesin pick up biasanya bekerja lebih keras dibanding mobil pribadi. Saat menyalakan mesin, dengarkan apakah ada suara kasar atau ketukan tidak wajar.
Perhatikan juga asap knalpot. Asap putih pekat atau hitam tebal bisa menjadi tanda adanya masalah pembakaran.
Baca juga: Ide Modifikasi Mobil Pick Up: Inspirasi Tampilan hingga Upgrade Fungsional
Pastikan tidak ada rembesan oli di blok mesin dan periksa kondisi radiator untuk menghindari risiko overheat.
Saat test drive, rasakan respons mesin dan perpindahan gigi. Transmisi yang kasar atau tersendat bisa menandakan keausan komponen.
Perhatikan Suspensi dan Kaki-Kaki
Suspensi belakang pick up menggunakan sistem per daun yang dirancang untuk menahan beban berat. Komponen ini sering mengalami kelelahan material jika kendaraan terlalu sering membawa muatan maksimal.
Pastikan tidak ada per daun yang patah atau retak. Perhatikan juga apakah mobil terlihat miring saat dalam kondisi kosong. Selain itu, cek kondisi shock absorber, ball joint, dan tie rod agar tidak ada bunyi-bunyi mengganggu saat dikendarai.
Uji Sistem Rem dan Kopling
Sistem pengereman sangat vital untuk kendaraan niaga. Saat melakukan test drive, pastikan pedal rem tidak terasa dalam atau blong. Mobil juga tidak boleh tertarik ke satu sisi saat mengerem.
Baca juga: Rekomendasi Mobil Pick Up Bekas Harga 30 Jutaan
Untuk transmisi manual, cek kondisi kopling. Jika terasa selip atau terlalu keras saat perpindahan gigi, kemungkinan komponen sudah aus dan perlu diganti.
Pastikan Legalitas Dokumen Lengkap
Selain kondisi teknis, legalitas kendaraan tidak boleh diabaikan. Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan data di STNK dan BPKB. Periksa juga status pajak kendaraan.
Karena pick up termasuk kendaraan niaga, dokumen KIR juga wajib diperhatikan. KIR yang aktif menunjukkan kendaraan masih layak jalan dan terdata secara resmi.
Jangan Hanya Tergiur Kilometer Rendah
Banyak pembeli terpaku pada angka odometer. Padahal untuk kendaraan niaga, riwayat penggunaan dan perawatan jauh lebih penting.
Pick up dengan kilometer tinggi tetapi rutin servis bisa lebih sehat dibanding unit dengan kilometer rendah namun jarang dirawat.
Baca juga: Rekomendasi Mobil Pick Up Bekas Sulawesi Selatan Untuk Bisnis Anda
Pastikan usia kendaraan dan kilometer masuk akal. Jika terlihat terlalu rendah untuk tahun produksinya, ada kemungkinan odometer sudah diubah.
Rekomendasi Pick Up Bekas yang Banyak Dicari
Di pasar Indonesia, beberapa model pick up dikenal tangguh dan mudah perawatannya seperti Suzuki Carry Pick Up yang terkenal irit dan suku cadangnya melimpah.
Suzuki Carry Pick Up

Carry Pick Up memiliki desain body-on-frame yang sederhana, dengan mengutamakan kekuatan dan kapasitas muatan daripada kenyamanan mewah.
Model Indonesia saat ini menggunakan mesin bensin 1.5 liter yang menghasilkan sekitar 97 hp, yang dioptimalkan untuk torsi tinggi pada kecepatan rendah.
Mobil ini mampu mengangkut muatan sekitar 1 ton dan disukai karena radius putar yang kecil dan konsumsi bahan bakar yang rendah.
Daihatsu Gran Max Pick Up

Ada juga Daihatsu Gran Max Pick Up dengan bak luas dan mesin yang cukup bandel untuk usaha harian.
Gran Max Pick Up dilengkapi dengan desain eksterior yang simpel dan fungsional, serta bak muatan datar dan lebar berukuran sekitar 2,35 m × 1,58 m × 0,30 m.
Dimensi keseluruhan kendaraan ini adalah sekitar 4.195 mm panjang, 1.665 mm lebar, dan 1.850 mm tinggi, dengan jarak ground clearance 175 mm—cocok untuk jalanan Indonesia yang lebih kasar.
Chassis-nya diperkuat untuk ketahanan, sementara rem cakram depan yang berlubang memberikan daya henti yang andal.
Mitsubishi L300

Untuk kebutuhan angkut berat jarak jauh, Mitsubishi L300 sering menjadi pilihan karena reputasinya yang kuat dan tahan banting.
L300 menggunakan konfigurasi kabin di atas mesin di bagian depan, yang memaksimalkan ruang muatan dan kemudahan manuver di rute perkotaan dan pedesaan.
Mobil ini tersedia dalam berbagai tipe bodi, termasuk flatbed, box van, dan minibus. Versi 2022 dilengkapi dengan mesin diesel 2.3L yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan standar Euro 4, dipadukan dengan transmisi manual 5 percepatan, yang menawarkan efisiensi yang lebih baik dan emisi yang lebih rendah.
Tertarik Membeli Mobil Pick Up Bekas?
Tips membeli pick up bekas yang paling penting adalah melakukan pengecekan menyeluruh dan tidak terburu-buru mengambil keputusan. Fokus pada kondisi sasis, mesin, suspensi, sistem rem, serta legalitas dokumen.
Kalau kamu tertarik membeli mobil pick up bekas yang sudah melalui proses inspeksi? Grosir Mobil jawabannya!
Tapi jangan lupa untuk melakukan registrasi gratis melalui website www.grosirmobil.id dan gunakan kode referral DBC4 untuk mendapatkan promo menarik yang menunggu kam






