Memilih motor bekas terbaik untuk ojek online tidak bisa hanya melihat harga paling murah. Untuk dipakai kerja setiap hari, motor harus cukup irit, nyaman dipakai berjam-jam, biaya servis masih masuk akal, dan sparepart-nya mudah dicari.

Kalau salah pilih, pengeluaran justru bisa membengkak karena motor sering masuk bengkel atau konsumsi BBM terlalu boros.

Bagi driver ojol, motor adalah aset kerja. Artinya, keputusan membeli motor bekas sebaiknya dilihat dari total biaya operasional jangka panjang, bukan sekadar harga beli awal.

Artikel ini akan membahas motor bekas untuk ojol yang layak dipertimbangkan, lengkap dengan kelebihan, kekurangan, kisaran harga, serta tips memilih unit agar tidak boncos setelah dipakai narik.

Kriteria Motor Bekas yang Cocok untuk Ojek Online

Sebelum masuk ke daftar rekomendasi, ada beberapa kriteria yang sebaiknya jadi patokan saat memilih motor bekas untuk kerja. Pertama tentu konsumsi BBM.

Motor yang selisih iritnya 5–10 km/liter akan terasa dampaknya kalau dipakai keliling kota setiap hari. Karena itu, motor ojol paling irit biasanya lebih diminati walau harga belinya sedikit lebih tinggi.

Kedua adalah kenyamanan. Driver ojek online sering menghadapi kondisi stop and go, macet, jalan rusak, sampai perjalanan jarak menengah. Posisi duduk, karakter suspensi, tinggi jok, dan ruang kaki ikut menentukan apakah motor enak dipakai seharian atau justru bikin cepat pegal.

Ketiga, perhatikan biaya servis dan ketersediaan sparepart. Untuk kendaraan kerja, motor yang part fast moving-nya mudah dicari akan jauh lebih aman.

Terakhir, pilih motor dengan reputasi mesin yang bandel, harga bekas masih masuk budget, dan punya pasar jual kembali yang cukup baik jika nanti ingin upgrade.

10 Motor Bekas Terbaik untuk Ojek Online

Honda BeAT

HONDA BEAT POP CBS 2018

Honda BeAT masih jadi salah satu motor matic bekas untuk ojek online yang paling masuk akal, terutama untuk driver pemula dengan budget terbatas.

Di pasar motor bekas, BeAT generasi FI umumnya bisa ditemukan di kisaran Rp 8 jutaan sampai Rp 14 jutaan, tergantung tahun, kondisi, dan lokasi. Mesinnya 110 cc memang tidak dibuat untuk performa galak, tetapi cukup responsif untuk pemakaian dalam kota.

Baca juga: Motor Bekas Dengan Fitur Keselamatan Terbaik

Kelebihan terbesar BeAT ada pada efisiensi BBM dan biaya operasional yang rendah. Konsumsi BBM-nya dalam kondisi normal bisa berada di kisaran 45–55 km/liter, sehingga cocok untuk penggunaan harian intensif.

Bobotnya juga ringan, jadi enak diajak selap-selip di kemacetan dan tidak terlalu melelahkan saat dipakai narik dari pagi sampai malam.

Honda Vario 125

HONDA VARIO 125FICBSISS

Kalau ingin naik kelas dari BeAT, Honda Vario 125 adalah opsi yang sangat menarik. Di pasar bekas, harganya biasanya berada di kisaran Rp 12 jutaan sampai Rp 19 jutaan.

Mesin 125 cc-nya memberi tenaga yang lebih enak, terutama saat membawa penumpang atau melibas tanjakan ringan, tetapi konsumsi BBM masih tergolong hemat untuk ukuran motor kerja.

Vario 125 cocok untuk driver yang butuh keseimbangan antara irit, nyaman, dan performa. Posisi duduknya lebih rileks, dek kaki cukup fungsional, dan kapasitas bodinya lebih cocok untuk pemakaian seharian.

Konsumsi BBM umumnya masih ada di kisaran 42–50 km/liter, tergantung gaya berkendara dan kondisi lalu lintas.

Honda Vario 150

HONDA VARIO 150 ESP 2019

Buat driver yang ingin tarikan lebih bertenaga, Honda Vario 150 patut dilirik. Kisaran harga bekasnya umumnya berada di Rp 14 jutaan sampai Rp 22 jutaan.

Mesin 150 cc memberi tenaga lebih mantap saat boncengan, membawa barang, atau dipakai berpindah titik order dengan cepat. Karakter akselerasinya juga terasa lebih percaya diri dibanding kelas 110–125 cc.

Dari sisi kenyamanan, Vario 150 punya posisi duduk yang enak dan bodi yang terasa lebih dewasa. Untuk penggunaan ojol, keunggulannya ada pada kombinasi tenaga, kepraktisan, dan image motor yang masih cukup diminati di pasar bekas.

Konsumsi BBM memang tidak seirit BeAT, tetapi masih cukup wajar di angka 38–45 km/liter jika kondisinya sehat.

Yamaha Mio M3

YAMAHA MIO 125 M3 CW 2020

Yamaha Mio M3 sering masuk daftar motor bekas bandel dan irit karena harga bekasnya cukup ramah dan perawatannya relatif mudah.

Di pasar bekas, Mio M3 umumnya ada di rentang Rp 8 jutaan sampai Rp 13 jutaan. Mesin 125 cc Blue Core jadi nilai jual utama karena cukup efisien dan punya karakter tarikan bawah yang lumayan responsif.

Untuk kebutuhan ojol, Mio M3 cocok bagi driver yang mencari motor harian ringan, lincah, dan tidak terlalu mahal.

Konsumsi BBM-nya umumnya berada di kisaran 40–50 km/liter, tergantung kondisi motor. Karena populasinya banyak, sparepart juga relatif mudah didapat, baik part orisinal maupun aftermarket.

Yamaha X-Ride 125

YAMAHA XRIDE 125 2021

Yamaha X-Ride 125 punya karakter yang sedikit berbeda karena desainnya lebih bergaya crossover. Harga bekasnya biasanya ada di kisaran Rp 11 jutaan sampai Rp 16 jutaan.

Motor ini memakai mesin 125 cc Blue Core yang secara karakter cukup cocok untuk penggunaan harian, dengan tarikan bawah yang responsif dan konsumsi BBM yang masih masuk kategori efisien.

Motor ini sangat cocok Untuk Menaklukkan Medan Ekstrem.

Keunggulan X-Ride untuk ojol ada pada ground clearance yang lebih baik dan posisi duduk yang cukup santai.

Kalau area operasional Anda banyak jalan rusak, polisi tidur, atau permukaan jalan kurang rapi, X-Ride bisa terasa lebih percaya diri. Suspensinya juga cukup nyaman untuk kelasnya.

Suzuki Nex II

Suzuki Nex II

Suzuki Nex II sering luput dari radar, padahal bisa jadi opsi menarik untuk driver yang mencari motor bekas harian irit dengan harga terjangkau.

Di pasar bekas, unit Nex II umumnya berada di kisaran Rp 9 jutaan sampai Rp 13 jutaan. Mesin 115 cc-nya punya karakter ringan, cukup gesit, dan terkenal irit untuk penggunaan dalam kota.

Kelebihan Nex II ada pada bobot yang ringan, handling mudah, dan konsumsi BBM yang bisa cukup baik untuk kebutuhan kerja harian.

Kalau kamu lagi cari 6 Rekomendasi Motor Bekas 1 Jutaan! Baca artikel tersebut!

Motor ini cocok untuk driver yang fokus di rute perkotaan dengan orderan jarak pendek sampai menengah. Biaya servis juga relatif masih aman, apalagi jika bengkel langganan sudah familiar dengan produk Suzuki.

Karena itu, Nex II lebih cocok dipilih kalau di wilayah Anda akses bengkel dan sparepart Suzuki tidak menjadi masalah. Kalau aman, Nex II justru bisa jadi pilihan hemat yang underrated.

Honda Genio

HONDA GENIO CBS ISS 1

Honda Genio cocok untuk pengguna yang ingin motor bergaya modern tetapi tetap fungsional untuk kerja. Harga bekasnya umumnya berada di kisaran Rp 11 jutaan sampai Rp 16 jutaan. Secara teknis, Genio mengandalkan mesin 110 cc eSP yang karakternya dekat dengan BeAT, jadi dari sisi efisiensi dan biaya perawatan cukup aman.

Untuk ojol, kelebihan Genio ada pada bobot ringan, konsumsi BBM yang irit, serta handling yang mudah. Motor ini nyaman dipakai harian, terutama untuk driver yang tidak membutuhkan tenaga besar.

Konsumsi BBM-nya bisa ada di kisaran 45 km/liter atau lebih jika kondisi mesin sehat dan gaya berkendara halus.Yang perlu dicatat, Genio bukan motor dengan jok paling besar atau posisi duduk paling lega.

Yamaha FreeGo

Freego

Yamaha FreeGo adalah salah satu opsi paling menarik kalau prioritas Anda adalah kenyamanan dan kepraktisan.

Di pasar bekas, harganya umumnya berada di kisaran Rp 14 jutaan sampai Rp 20 jutaan. Mesin 125 cc Blue Core-nya cukup bertenaga untuk pemakaian harian, sementara bodinya menawarkan posisi duduk yang lebih santai dibanding motor kecil.

Kelebihan utama FreeGo untuk ojol ada pada ruang kaki yang lega, jok yang nyaman, dan bagasi yang besar.

Buat driver yang sering membawa jas hujan, botol minum, charger, atau perlengkapan kerja lain, kepraktisan ini sangat terasa. Konsumsi BBM-nya juga masih cukup rasional, biasanya di kisaran 40–45 km/liter.

Suzuki Address

Suzuki Address

Suzuki Address termasuk motor yang sejak awal cukup identik dengan kendaraan operasional. Harga bekasnya umumnya berada di kisaran Rp 8 jutaan sampai Rp 13 jutaan.

Mesin 115 cc-nya terkenal irit, dan desain dek kaki plus bagasi cukup mendukung kebutuhan harian.

Untuk ojek online, Address punya beberapa nilai plus: bobot ringan, handling mudah, dek kaki cukup fungsional, dan konsumsi BBM yang baik.

Motor ini cocok untuk driver yang mengejar efisiensi operasional dan butuh kendaraan sederhana untuk kerja. Biaya perawatannya juga masih tergolong masuk akal.

Kalau wilayah Anda cukup ramah terhadap produk Suzuki, Address justru bisa jadi motor bekas murah untuk ojek online yang sangat menarik.

Honda Scoopy

HONDA ALL NEW SCOOPY STYLISH 2024

Secara karakter, Honda Scoopy sebenarnya bukan motor yang paling ideal untuk semua driver ojol, tetapi tetap layak dipertimbangkan pada kondisi tertentu.

Harga bekasnya cukup bervariasi, biasanya di kisaran Rp 12 jutaan sampai Rp20 jutaan tergantung generasi. Mesin 110 cc-nya irit dan biaya servis umumnya tidak jauh dari BeAT atau Genio.

Kelebihan Scoopy ada pada kenyamanan dasar yang cukup baik dan nilai jual kembali yang kuat.

Untuk driver yang juga memakai motor untuk kebutuhan pribadi dan ingin tampilan lebih stylish, Scoopy bisa jadi kompromi menarik. Konsumsi BBM-nya pun masih tergolong hemat untuk kerja harian.

Jadi, Scoopy lebih cocok bagi pengguna yang mencari motor serbaguna, bukan murni kendaraan kerja paling ekonomis.

Tips Memilih Motor Bekas untuk Ojek Online agar Tidak Boncos di Belakang

Kesalahan paling umum saat beli motor bekas untuk ojol adalah terlalu fokus pada harga murah.

Padahal, motor yang terlihat murah di awal bisa berubah mahal kalau setelah dibeli harus turun mesin, ganti CVT, servis injeksi, atau perbaikan kaki-kaki. Karena itu, hitung total biaya setelah motor siap dipakai narik, bukan hanya harga unitnya.

Untuk motor matic, cek kondisi CVT dengan serius. Perhatikan suara saat akselerasi, respons tarikan awal, dan apakah ada gejala selip atau getaran berlebih.

V-belt, roller, kampas ganda, dan rumah kopling adalah komponen yang sering bekerja keras pada motor ojol, jadi jangan anggap sepele.

Dengarkan suara mesin saat langsam dan saat digas ringan. Mesin yang terlalu kasar, ngebul, atau bergetar tidak wajar patut dicurigai. Kalau ada riwayat servis berkala, itu nilai tambah besar karena menunjukkan motor kemungkinan dirawat dengan lebih baik.

Selain itu, cek kondisi kaki-kaki, sokbreker, komstir, rem, ban, dan kelistrikan. Motor untuk kerja seharian harus siap pakai, bukan proyek perbaikan. Jika perlu, ajak mekanik atau teman yang paham motor bekas supaya Anda punya second opinion sebelum deal.

Kesimpulan

Motor bekas terbaik untuk ojek online bukan selalu yang paling murah, melainkan yang paling seimbang antara harga beli, konsumsi BBM, kenyamanan, daya tahan, biaya servis, dan kemudahan sparepart.

Memilih kendaraan bekas untuk kebutuhan kerja memang tidak bisa sembarangan. Baik motor maupun mobil, kondisi unit, riwayat perawatan, dan transparansi informasi tetap jadi faktor penting agar biaya operasional tidak membengkak di kemudian hari.

Kalau ke depannya Anda juga sedang mempertimbangkan kendaraan bekas lain untuk kebutuhan mobilitas atau usaha, GrosirMobil.id bisa jadi referensi untuk melihat pilihan kendaraan bekas dengan informasi unit yang lebih jelas.

Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan dan budget secara lebih aman.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like