Ukuran shock belakang motor sering dianggap sepele, padahal komponen ini sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, stabilitas, hingga keselamatan berkendara.

Salah memilih ukuran shock bisa membuat motor terasa limbung, terlalu keras, atau bahkan tidak stabil saat menikung dan membawa beban.

Buat kamu yang sedang mencari referensi ukuran shock belakang motor untuk berbagai merek seperti Honda, Yamaha, hingga Suzuki, artikel ini akan membahas secara lengkap mulai dari standar ukuran, daftar lengkap tiap motor, hingga tips memilih yang tepat sesuai kebutuhan.

Apa Itu Ukuran Shock Belakang Motor?

Ukuran shock belakang motor adalah panjang suspensi yang diukur dari pusat lubang baut atas ke pusat lubang baut bawah (eye to eye). Satuan yang digunakan biasanya milimeter (mm).

Setiap motor memiliki ukuran shock standar yang sudah disesuaikan dengan desain rangka, bobot kendaraan, dan karakter berkendara. Karena itu, penting untuk tidak asal mengganti ukuran tanpa memahami dampaknya.

Secara umum:

  • Motor matic: 300–330 mm
  • Motor bebek: 280–330 mm
  • Motor sport: 330–380 mm

Ukuran Shock Belakang Motor Honda

HONDA PCX 160 2024

Motor Honda memiliki variasi ukuran shock yang cukup luas, tergantung tipe dan peruntukannya. Berikut daftar lengkapnya:

Tipe MotorModelUkuran Shock
MaticBeAT Karbu (2008–2012)300 – 350 mm
MaticBeAT FI / POP / Deluxe325 – 330 mm
MaticScoopy Karbu300 – 310 mm
MaticScoopy FI / New310 – 355 mm
MaticVario 110 / 125 / 150 / 160295 – 340 mm
MaticPCX 150310 – 350 mm
MaticPCX 160315 – 365 mm
BebekGrand / Prima / Star280 – 320 mm
BebekKarisma 125 / Kirana 125285 – 350 mm
BebekSupra X 125330 mm
BebekRevo325 mm
BebekRevo X285 mm
BebekBlade330 mm
SportCB150R370 mm
SportCBR150R375 mm
SportCBR250RR310 mm
SportGL Pro Neotech330 mm
SportGL 200 / Tiger340 mm
SportMegapro Primus340 mm
SportNew Megapro FI345 mm
SportVerza350 mm
TrailWin 100330 – 380 mm

Ukuran Shock Belakang Motor Suzuki

SUZUKI SATRIAFU 150 2018
ModelUkuran Shock
Suzuki A100310 mm
Suzuki Burgman 125340 mm
Suzuki Crystal320 mm
Suzuki FR80310 mm
Suzuki GSX-R150 / GSX-S150 / Bandit315 mm
Suzuki Hayate 125335 mm
Suzuki Katana 150320 mm
Suzuki Let’s 110320 mm
Suzuki Nex II / Nex Cross315 – 320 mm
Suzuki RC80310 mm
Suzuki Satria FU320 mm
Suzuki Shogun 125330 mm
Suzuki Skydrive330 mm
Suzuki Smash330 mm
Suzuki Spin 125330 mm
Suzuki Thunder 125340 mm
Suzuki Thunder Touring345 mm
Suzuki Titan330 mm
Suzuki Tornado325 mm

Ukuran Shock Belakang Motor Yamaha

YAMAHA AEROX 155 VVA S 2019
ModelUkuran Shock
Yamaha Aerox 155305 mm
Yamaha Mio Sporty300 mm
Yamaha NMAX332,9 mm
Yamaha Jupiter Z / Vega / Crypton / F1ZR270 mm
Yamaha RX King320 mm
Yamaha Vixion±340 mm
Yamaha GL Pro320 mm
Yamaha Megapro Legacy320 mm

Tips Menentukan Ukuran Shock Belakang Motor yang Tepat

Memilih ukuran shock tidak bisa sembarangan. Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar performa motor tetap optimal.

Pertama, pastikan panjang shock sesuai dengan standar bawaan motor. Jika terlalu panjang, posisi motor bisa menjadi lebih tinggi dan berisiko tidak stabil. Sebaliknya, jika terlalu pendek, motor bisa terlihat “jongkok” dan mengganggu handling.

Baca juga: Rekomendasi Motor Sport Untuk Tinggi Badan 150 cm Yang Nyaman!

Kedua, perhatikan jenis suspensi yang digunakan. Suspensi gas umumnya memiliki daya redam lebih baik dibandingkan tipe oli biasa, terutama untuk penggunaan jarak jauh atau jalan rusak.

Ketiga, sesuaikan dengan gaya berkendara. Untuk penggunaan harian, shock standar sudah cukup. Namun jika sering touring atau membawa beban berat, shock aftermarket dengan kualitas tinggi bisa menjadi pilihan.

Terakhir, selalu gunakan produk original atau merek terpercaya agar lebih awet dan aman digunakan.

Kapan Harus Mengganti Shock Belakang?

Ukuran Shock Belakang Motor

Shock belakang motor umumnya perlu diganti setiap 2–3 tahun, tergantung pemakaian. Namun, ada beberapa tanda yang menunjukkan shock sudah harus diganti lebih cepat.

Jika motor terasa terlalu empuk atau memantul berlebihan, kemungkinan besar shock sudah melemah. Kebocoran oli pada shock juga menjadi indikasi kerusakan yang tidak boleh diabaikan.

Selain itu, munculnya suara aneh saat melewati jalan rusak atau polisi tidur, serta ban belakang yang aus tidak merata, juga bisa menjadi tanda bahwa shock sudah tidak optimal.

Jadi, Ukuran Shock Belakang Mana yang Paling Cocok?

Ukuran shock belakang motor memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan dan stabilitas berkendara.

Setiap motor memiliki ukuran standar yang berbeda, mulai dari 270 mm hingga 380 mm tergantung jenis dan kebutuhannya.

Dengan memahami daftar ukuran shock belakang motor Honda, Suzuki, dan Yamaha di atas, kamu bisa lebih mudah menentukan pilihan yang tepat. Pastikan selalu menggunakan ukuran yang sesuai spesifikasi atau lakukan upgrade dengan pertimbangan matang.

Kalau, Sobat GMob lagi cari motor bekas konvensional ataulistrikberkualitas dan cocok untuk dijual lagi,grosirmobil.idjawabannya!

Dengan kualitas yang terjamin, transparansi informasi, dan harga yang kompetitif,GrosirMobil.idadalah tempat terbaik untuk mencari mobil bekas yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Registrasi gratis sekarang diwww.grosirmobil.iddan gunakankode referral DBC4untuk mendapatkan promo menarik yang menunggu kamu.

Jangan lupa, shock yang tepat bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal keselamatan di jalan.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like